Thursday, November 30, 2017

Berpetualang di Negeri Kupu-kupu

Sebenarnya kami ada sebelas orang tapi ia tak tampak di depan kamera. Sebab ia adalah orang yang ada di  balik layar. foto ini tak akan tercipta kalo ia tak ada.
"Kupu-kupu ialah sebuah simbol dari kesempurnaan kehidupan seorang anak manusia. Lihatlah semua corak warnanya, sayapnya yang indah simetris dan seimbang. Hanya sedikit manusia yang tahu bahwa sebagai seorang manusia, ternyata kita memiliki siklus yang persis sama dengan kupu-kupu. Mulai awal Kelahiran, pertumbuhan yang telah di kuasai nafsu, kesombongan dan keegoisan. Ada juga kematian yang sementara, kemudian kebangkitan yang menakjubkan. Dari sekian banyak manusia, tak ada yang mencapai titik sebuah kesempurnaan. Kecuali orang-orang yang pernah berpetualang di negeri kupu-kupu".

Waktu itu hari masih terlalu pagi, suara burung berkicau mewarnai pagiku kala itu. Dengan secangkir teh panas dan kue buroncong kesukaanku lah yang menemani pagi cerahku di depan rumahku sambil menikmati kicauan burung yang merdu menghiasi pagi hariku.

Tapi, pagi itu semuanya agak terganggu karena aku tiba-tiba ingat ada jadwal penting yang akan ku hadiri. Rupanya jadwal itu ialah quality time bersama teman-temanku di organisasi. Hampir saja aku melupakan saat-saat itu.

Singkat cerita kami berkumpul di tempat yang sudah di janjikan. Sekitar 30 kilo meter dari rumahku, lumayan jauh, tapi karena saya sudah berjanji sejauh  apapun tempat itu akan ku jalani. Namanya  juga janji, yah harus di tepati. Kami memang sudah merencanakannya jauh-jauh hari sebelumnya. Kami akan pergi berlibur di salah satu objek wisata di Kabupaten Maros tepatnya di Bantimurung. Sengaja tempat itu kami pilih, karena katanya di sanalah penangkaran dan habitat kupu-kupu berasal.

Setelah semua teman  saya berkumpul, maka kami langsung memulai perjalanan ke negeri yang katanya negerinya kupu-kupu. Walaupun perjalanan yang kami tempuh waktu itu kurang lebih 2 jam akibat kemacetan yang sangat panjang. Tapi semua itu terbayar ketika kami semua sampai di tempat tersebut.

Suara percikan air dari sungai dan air terjun seakan membayar semua rasa lelah kami sepanjang perjalanan. Tak tunggu lama kami semua langsung menceburkan diri ke dalam sungai. Serasa hari itu semua aktivitas dan tugas perkuliahan tak sedikitpun kami ingat, karena semua tercampur dengan rasa ingin berenang di air sungai tersebut.

Tak lengkap rasanya jika pergi liburan tanpa berselfie ria. Semua tempat tak luput dari sasaran selfie teman-temanku. Meskipun sudah 6 bulan berlalu sejak hari itu, tapi banyak sekali pengalaman dan hikmah yang bisa saya dapatkan. Mulai dari kesabaran, loyalitas, kebersamaan dan ada kepuasan tersendiri di dalam hati melebihi apapun jika mengingat hari-hari itu.

Dari sekian banyak hal yang menarik pada liburan waktu itu. Ada satu binatang yang mengajarkan saya tentang sesuatu yang sangat berharga. ia adalah kupu-kupu. Mungkin banyak pembaca yang bertanya dalam hati, mengapa harus kupu-kupu? Saya jelaskan sedikit tentang kupu-kupu.

Seekor kupu-kupu sangatlah indah, terlihat elok saat di pandang dan memukau banyak  pandangan mata yang melihatnya. Padahal sebelum ia memukau mata yang melihatnya, ia hanyala seekor ulat yang terlihat buruk bahkan kita cenderung jijik dan menjauhinya. Tapi setelah mengalami perubahan menjadi kupu-kupu yang terbang indah di sekeliling kita, siapa yang tidak suka melihatnya. Bahkan sebagian  dari kita mendekatinya.

Tapi sebelum ia menjadi sangat indah di pandang, ia telah melewati beberapa tahap demi tahap kehidupannya. Dulu ia hanya seekor ulat yang merayap di batang pohon dan dedaunan dan kalo ia tak beruntung ia akan berakhir di dalam perut burung dan serangga pemangsanya.

Setelah matang menjalani kehidupan sebagai ulat, ia mulai mencari tempat yang aman untuk siap menjadi kepompong dan menggantung di atas dahan pohon. Ia tak peduli pada panas yang menyengat, badai, angin dan hujan nan lebat yang sewaktu-waktu akan membunuhnya. Ia tetap kokoh, tenang di dalam kepompongnya untuk berubah menjadi sesuatu yang indah nantinya.

Setelah itu ia lewati akhirnya keluarlah kupu-kupu dengan sayapnya nan indah yang siap terbang mencari sekuntum bunga-bunga untuk di hisap sarinya dan siap menjadi penerus untuk anak-anaknya kelak.

Itu adalah metarfosa dari kupu-kupu, dari telur ia mulai menetas menjadi ulat, dari ulat kemudian dia berproses dan menempa diri dalam kepompong dan dari kepompong  lahirlah kupu-kupu yang indah mengelokkan mata setiap yang memandangnya.

Tahap demi tahap ia jalani lintas generasi tanpa ada satu pun tahap yang ia lompati. Tak ada seekor kupu-kupu yang langsung menetas dari telur melainkan harus melewati setiap tahapan atau prosesnya.

Apa hikmanya?

Jalani setiap tahap demi tahap dalam menjalani kehidupan tanpa ada kata mengeluh. J.K Rowling penulis buku best seller Harry Potter pun bahkan tidak langsung meraih sebuah kesuksesan, kekayaan dan setenar sekarang. Bukunya dulu pernah di tolak oleh 9 penerbit.

Banyak kesusahan yang ia alamidulunya, namun ia pantang menyerah akan keadaan. Kalaupun dulu J.K Rowling menyerah dalam menerbitkan bukunya, mungkin kita tidak pernah tahu, siapa itu Harry Potter. Berkat ketekunan kerja keras dan usaha dari J.K Rowling akhirnya namanya di kenal di belahan dunia manapun.

Kalau seekor kupu-kupu dan J.K Rowling bisa melewati pahitnya dan kerasnya kehidupan. Kitapun harus bisa, karena semua berawal dari niat, ketekunan dan usaha,

Be social.

Like, coment and share.

39 comments

Mampir dulu... Taman kupu-kupu di Bantimurung itu udah sekelas taman nasional ya? Berarti banyak kupu-kupu yang hidup liar bukan hasil campur tangan manusia ya.. obyek foto makro banyak

Suka dengan kupu kupu. Apalagi bisa mengajarkan kita bertahan dalam menjalani hidup ya dan jangan menyeraah.

Aku lebih suka kalau motret kupu-kupu. Bagus warnanya

Tapi sayangnya,, hidup kupu2 setelah jadi indah begitu sangat singat.. #cmiiw.

-Traveler Paruh Waktu

Mtarmorfosis dalam kehidupan
tidak ada yang tidak mungkin jika kita berusaha
seperti kupu2 yg awalnya hanya seekor ulat dan mungkin bgitu banyak orang membencinya
namun mampu berubah menjadi sesuatu yang indah

Iya itu juga udah jadi taman nasional bantimurung tempatnya penangkaran kupu-kupu

Semangat saja dalam menjalani hidup gak cukup kalo tanpa usaha

itu tandanya dia mengajarkan kita untuk tidak terlalu terlena pada keindahan. Karena sesuatu yang indah suatu saat akan sirna.

Yaa!! Taman kupu-kupu yang berada Bantimurung..Memang dari aura warna-warna sayap pada kupu2 itu sendiri bisa kita jadikan motivasi atau sebuah karya yang alamiah.

Kayaknya seru nih. Gue malah cuma pernah ke Sulawesi Selatan dua kali, itupun cuma ke Makassar. Sekali pas masih mahasiswa karena ikut lomba, sekali karena tugas kantor untuk wawancara orang. Pengin juga sih jalan-jalan ke tempat=tempat lain di Sulawesi.

Kapan ke makassar lagi mba. Nanti tak ajak jalan jalan hahah

Aku sampe nangis baca kisah hidup JK Rowling. Naik turun sampai akhirnya berjaya :)

Banyak pelajaran hidup yg bisa kita dapat dari seekor kupu2 ya.. menjadi indah perlu waktu dan proses yg panjang dan pantang menyerah 😊

Ini sih keren yaaa. Kita memang perlu belajar dari kupu kupu yaah, too nicee! Jadi menggugah rasa buat makin semangat. semangat euy! :D

mantap.. memotivasi... :D
kalo dipikir2 lagi, sudha lama saya tidak melihat kupu2 yg penuh warna. keseringan kupu2 malam (artian sebenernya) yg warna coklat dna ukuran besar, kadang2 malah ngengat yg muncul. dulu ketika masih kecil, saat lapangan rumput dna pinggirannya tumbuh bunga, banyak kupu2 berwarna biru, kuning atau putih dengan corak yg menarik. kini entah ke mana perginya kupu2 itu. apa itu bisa diartikan kalo lingkungan bisa membuat seseorang yg telah sempurna (kupu2) akan pergi (tak akan mendekat) jika kita hanya melakukan pengrusakan...

Bikin mie instan aja g tiba2 langsung dimakan, tetep pake usaha, ngerebus air dulu, nunggu dulu berapa menit, nuangin bumbu, baru dimakan. Proses itu cerita, proses itu bukti keseriusan kita meraih tujuan. Motivasi kupu-kupu oke punya!

Kupu-kupu sangatlah indah.
Siklus kehidupan manusia mirip dengan kupu-kupu. Siapa yang bertahan itulah pemenangnya.

betul juga ya, katanya mie instan, eh ternyata harus ini dan itu dulu.

Kapan bisa kesana ya? Kalau saya biasanya ke Taman Mini Indonesia Indah.

Asyik banget bisa jalan-jalan sama teman x-)

Kupu-kupu emang pas sebagai simbol metamorfosis dalam hidup (y) semoga kita bisa belajar dari kupu-kupu dan take action untuk sebuah metamorfosis :)

jadi blogger seperti piknik, blogwalking ga usah kesana kemari sudah bisa lihat foto-foto wisata yang bagus

Saya percaya segalanya berproses, anak manusia juga tidak langsung bisa berlari, tapi berproses sampai dia bisa berdiri, begitu juga dengan semua yang kita impikan termasuk ketika sy berkeinginan menjadi penulis, ya harus dinikmati prosesnya, ditolak penerbit, belajar perbaiki, nulis lagi, lupakan yang udah dikirim..menulis lagi, belajar lagi..

Itulah arti dari sebuah perjuangan mba pipit. pada akhirnya akan mengenyangkan ibarat mie instan tadi

Hobi nulis sekaligus bisa jalan-jalan dan menginspirasi.

Semoga mba bisa jadi penulis buku best seller yah .amin

Kesuksesan seseorang itu hasil kristalisasi keringat. Gak mungkin dia langsung berhasil. Tapi proses untuk menuju berhasil itulah yang patut kita tiru.

Pengeeeeeeen banget banget main ke Bantimurung!!!
Kamu asli Makassar kak ? bolehlah meetup kalau aku main kesana .salam kenal sebelumnya.

selama kuliah saya menetap di makassar mba astri. boleh banget mba. sekaligus bisa sharing penulisan hhaa

Wah kapan ya bisa main ke Negeri kupu2 ya

yes, everything needs a process

benar juga tuh sebelum menjadi indah kupu - kupu hanya seekor ulat yang kadang tidak disukai orang dan ia harus melewati proses untuk menjadi indah, sama kaya menjalanai hidup awalnya memang suit dalam mencapai apa yg diinginkan tapi kalau berusaha keras pasti bisa mencapai apa yang diinginkan

Demi Tuhan Yang Menciptakan Akal. Atas Nama Ilmu Pengetahuan Berkomentarlah Sesuai Apa Yang Kamu Ketahui.
EmoticonEmoticon