Thursday, March 30, 2017

Jadilah Penulis ! Jika Engkau Ingin Keabadian.

Terkadang tulisan kecilpun akan kuanggap sebagai sebuah karya seni yang indah

​​Waktu praktikum preklinik saya telah usai. Kulihat temanku di depan memakai baju putih-putih. Ada stimulus untuk menyapanya, kubuka maskerku untuk memanggilnya. Kalimat pertanyaan terlontarkan dari mulut keringku ini dan mengajaknya untuk berdiskusi. Sejenak mengisi kekosongan waktu yang ada.

Kumulai dengan pertanyaan apa yang kau baca dan mengapa membacanya seperti itu. Keseriusan dengan titik fokus pada bacaan membawanya memaknai tiap rangkain kata yang ada.

Membaca dengan jiwa yang tenang dan nyaman tentu membuat suasana hati terlarut dalam suasana dari buku. Yah, itulah yang dirasakan temanku. Buku yang menyimpan kesan tanpa batas menjadi penghibur tersendiri bagi penikmatnya. Lantas bagaimana dengan penulisnya.

Aku mempertanyakan kepada temanku tentang apa yang dirasakan penulisnya ketika kita membaca tulisan di bukunya.

Seperti normalnya pertanyaan di balas dengan pernyataan berupa jawaban. Dia menjelaskan. "Yang dirasakan penulis yakni diatas ketenangan dan kenyamanan yang kau rasakan dalam wujud keabadian," begitulah yang dirasakan penulis, ucapnya.

Beberapa saat kemudian, aku bertanya lagi dengan kritisku. Tolak ukur keabadian penulis itu seperti apa? Dengan respon dia menjawab, akan kujelaskan analoginya.

Selanjutnya kusimak apa yang dimaksudkan kerabatku itu, dengan akal yang bertanya-tanya.

Dia menjelaskan ibaratnya, ada sebuah pulau yang ditinggali oleh 3 sekawan, mereka adalah burung, kura-kura, dan pohon kelapa. Mereka berteman sangat lama dan sampai sekarang masih bersahabat.

Tiba suatu waktu, kura-kura dan burung memutuskan untuk meninggalkan pulau tersebut untuk berkelana. Sang kura-kura meninggalkan pulau dan menyelam ke seluruh bagian kedalaman laut samudera dan burung terbang mengelilingi dunia dengan sayapnya yang kuat.

Namun satu sahabat tidak meninggalkan pulau, dia adalah pohon kelapa yang memang tidak bisa mengikuti gerak sahabatnya. Di pulau itu ia sangat sedih karena tidak bisa keluar dari pulau.

Sudah beberapa tahun dan musim berlalu, lalu kembalilah sang burung dan kura-kura dari petualangannya. Mereka bertiga sangat senang karena bisa berkumpul lagi seperti dulunya.

Ditengah-tengah pertemuan mereka, sang pohon kelapa mengatakan, sangat kesepian di pulau itu apalagi tidak bisa menyelami samudra dan mengitari bumi seperti burung dan kura-kura.

Lalu sang kura-kura mengatakan, "Engkaulah yang sangat beruntung sahabatku, Ketika aku menyelami samudera, aku juga sering singgah disetiap pulau, yang sering aku lihat adalah pohon kelapa sepertimu dan itu terjadi terus menerus dilanjutkan lagi oleh sang burung, "Engkau sangat berarti sahabatku karena setiap aku beristirahat setelah terbang jauh, aku bertengger di pohon kelapa sepertimu di seluruh dunia,"

Semua pulau punya pohon kelapa dan tanpa kau sadari bahwa sering buahmu jatuh dan hanyut di terpa ombak dan kemudian di manfaatkan oleh banyak makhluk hidup.

Seperti kisah mereka, tentunya penulis itu seperti sang pohon kelapa. Tanpa kita sadari bahwa tulisan kita telah menjelajah ke seluruh dunia meskipun kita hanya berada di rumah,  kampus atau di kost.

Tanpa kita sadari,  kalau tulisan kita sangat bermanfaat bagi orang lain. Bisa saja tulisan kita dijadikan unsur dari pidato presiden Amerika ataupun Korea utara meskipun kita telah tiada di dunia ini.

Itulah keabadian penulis.

Menjadi penulis yang baik akan mengabadikan diri kita dalam karya.

Read More

Saturday, March 25, 2017

Tugas Kuliah Epedemiologi Yang Bertumpuk.

Terkadang sebuah tugas begitu memberatkan jika di biarkan berlarut-larut
Hari ini mungkin tak seperti hari-hari biasanya. Hari ini saya di sibukkan dengan tugas kuliah saya yang begitu banyak. Yah, jika hari biasa saya bisa kumpul dengan teman saya dan berorganisasi, tapi tidak dengan hari ini. Saya harus sedikit bisa menyisihkan waktu  saya untuk menyelesaikan tugas saya yang sudah menumpuk. Wajar saja sudah sekian lama tugas saya tidak saya kerjakan, karena saya di sibukkan dengan urusan yang lain di organisasi. Tetapi,  saya tidak boleh lupa dengan tujuan kita yang sebenarnya yaitu kuliah. Kita harus bisa memanejemenkan waktu kita antara akademik dan organisasi, keduanya harus berimbang karena itulah sebenarnya idealnya seorang mahasiswa.

Mungkin saya akan sedikit membagikan jawaban tugas saya di pos saya kali ini. Untuk sekedar membantu teman-teman saya yang sudah sangat susah mencari referensi kemana-mana. Sedikit menjelaskan tentang tugas yang di berikan oleh dosen saya tentang mata kuliah epedemiologi.

1.Tuliskan pengertian dari Endemis !

Jawaban :Endemis /endemik adalah sebuah istilah yang banyak di gunakan dalam bidang kesehatan. jika suatu penyakit menyerang  beberapa orang dalam suatu wilayah yang luas maka hal ini dinamakan endemik atau wabah penyakit yang terjadi di suatu daerah tertentu.

contoh : penyakit malaria yang hanya di temukan di daerah papua dan kalimantan.

2.Tuliskan pengertian Epedemi !

Jawaban :Epedemi berasal dari bahasa yunani : (epi dan demos yang artinya adalah penduduk) adalah penyakit yang timbul sebagai kasus baru pada suatu populasi tertentu manusia, dalam suatu periode waktu tertentu, dengan laju melampaui laju"ekspektasi"(dugaan), yang di dasarkan pada pengalaman muktakhir. dengan kata lain epedemi adalah wabah yang terjadi secara lebih cepat daripada yang di duga. Di indonesia sendiri pengertian wabah dapat dikatakan sama dengan epedemi yaitu :berjangkitlah suatu penyakit menular dalam masyarakat jika jumlah penderitanya meningkat secara nyata melebihi keadaan lazim pada daerah pada waktu tertentu atau "laju timbulnya penyakit,".

3.Tuliskan pengertian Moralitas !

Jawaban :Menurut w.poespoprojo moralitas adalah kualitas perbuatan manusia, yang menunjukan perbuatan itu benar atau salah, baik atau buruk. Moralitas mencakup tentang baik dan buruknya manusia.

4.Tuliskan pengertian insiden !

Jawaban :Insiden adalah kejadian yang berkaitan dengan pekerjaan di mana cedera, penyakit akibat kerja (PAK) ataupun kefatalan (kematian) dapat terjadi. termasuk insiden ialah keadaan yang sangat darurat.

5.Tuliskan pengertian pravalensi !

Jawaban :Pravalensi ialah konsep statistik yang mengacuh pada jumlah kasus penyakit yang hadir dalam populasi tertentu dan pada waktu yang tertentu.

6.Apa yang dimaksud penyakit yang menular ?

Jawaban :Di dalam dunia medis , penyakit menular atau penyakit infeksi adalah sebuah penyakit yang di sebabkan oleh sebuah agen biologi seperti: virus,bakteri, atau parasit.

Cara-cara penularan penyakit tersebut seperti : media langsung dari orang ke orang(permukaan kulit) ,media penularan melalui udara yang dapat di tularkan dan menyebar secara langsung maupun tidak langsung melalui pernapasan di sebut sebagai air borne disease. seperti :tbc ,variola ,influenza DLL.

7.Apa yang dimaksud penyakit non infeksi ?

Jawaban :Masyarakat awam kemungkinan masih belum banyak yang paham. Penyakit non infeksi adalah penyakit yang disebabkan bukan oleh bakteri, bukan oleh virus, bukan oleh jamur, bukan oleh parasit, dan juga bukan oleh mikroba yang lain.

Penyakit ini adalah penyakit yang diderita oleh seseorang yang sebagian besar disebabkan adanya pertumbuhan sel yang berlebihan. Atau bisa juga disebabkan oleh berkurangnya fungsi sel-sel yang ada di dalam tubuh kita. Berkurangnya fungsi tersebut karena adanya faktor usia. Termasuk di dalamnya adalah kelompok penyakit degenaratif.

Kelompok penyakit non-infeksi tersebut dapat dibagi menjadi dua kelompok besar yaitu:

- Kelompok Tumor, dan

- Kelompok penyakit Degenaratif.

Mungkin itu saja sedikit penjelasan tentang tugas-tugas saya, dan sampai bertemu di postigan saya selanjutnya.

Sumber :Wikipedia bahasa Indonesia, Google.

Be social and share!

Read More