Friday, February 17, 2017

Mahasiswa Hebat Yah! Yakin?

Apakah Semua Mahasiswa Itu hebat , atau itu cuman cerita rakyat belaka

Ketika kita sudah lulus di bangku sma tentunya kita akan di bayang bayangi mau kemana kita selanjutnya. Apakah kita mau melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi atau bekerja ,bagi yang ingin melanjutkan ke jenjang universitas tentulah mereka akan menghadapi yang namanya proses seleksi yang bisa dibilang ketat untuk masuk ke universitas yang di inginkannya ataupun jurusan pilihannya. 

Singkat cerita selesai menempuh proses seleksi yang begitu ketat, akhirnya inilah saat kalian menyandang predikat sebagai seorang mahasiswa.

Mahasiswa baru dalam tahapan yang awal memasuki dunia kampus tentunya memiliki orientasi yang berbeda beda. Ada dari mereka yang menganggap bahwsanya kuliah adalah hal yang wajib untuk menuntaskan pendidikan, mulai dari mencari jodoh ,ada juga yang hanya mencari selembar kertas bernama ijazah, dan tentunya sebagai penunjang karir di masa yang akan datang.

Selanjutnya sudah yakinkah anda dengan jurusan yang anda pilih saat ini? Sebab kalo kalian sudah tidak ada yang cocok di awal, bagaiman bisa menjalani masa masa kuliah dengan penuh tanggung jawab? Ingat, masa kuliah tak seindah ftv, itu hanyalah sekedar fiktiv belaka. Kalian akan di sibukkan dengan yang namanya tugas kuliah yang di berikan oleh dosen, pergaulan dengan teman kuliah, hingga teman organisasi dan masyarakat di lingkungan kampus anda.

Masih tidak percaya? Merasa bahwa kuliah hanya milik kalian sendiri, atau merasa yang paling benar ya tentang kalian dan orang tua kalian? Sebuah proses pembelajaran akan kalian jalani bukan hanya menyangkut tentang dirimu, tetapi juga jutaan rakyat indonesia. 

Saat masuk seleksi di universitas kalian, ada beberapa ratus ribu siswa yang mendaftar? Berapa banyak yang di terima? Jika ada 1000 orang yang mendaftar di jurusanmu, lantas yang di terima cuman 100, kalian pikir sendiri berapa banyak teman,sahabat,bahkan keluarga anda yang saat ini berjuang menentukan arah? dengan perbandingan tiap orangnya adalah 1:10, kalian memiliki tanggung jawab besar atas 9 orang yang gagal mendapatkan sebuah kursi di perguruan tinggi, Apa lagi di tambah jika kalian mendapatkan beasiswa.

Jika itu belum cukup, baiknya cari tahu dari mana asalnya subsidi untuk uang kuliah kalian 20% APBN(anggaran pemerintah belanja negara) yang di alokasikan pemerintah untuk pendidikan, termasuk perguruan tinggi dan beasiswa pemerintah diambil dari uang rakyat, tidak peduli seberapa miskinnya ia Ingat 70% APBN negara kita berasal dari pajak. Siapa yang membayar pajak? Meraka adalah mas bakso, tukang jahit, penjual gorengan dikampusmu, sopir pete pete dan siapapun hukumnya fardu ain di kenakan pajak.

Ingatlah bahwa anonim manusia yang kalian tak kenal sekalipun turut andil dalam penentuan masa depan kalian. Maka, kalian tak hanya bertanggung jawab terhadap satu atau dua orang saja, tetapi juga ratusan juta rakyat indonesia.

Di awal perkuliahan, hampir pasti kalian akan diingatkan dengan status keren kalian sekarang (MAHA)SISWA. Organisasi mahasiswa akan mendoktrin kalian dengan beragam doktrin-doktrin hebat, mulai dari agen perubahan, moral face, iron stock, dan lain-lain. 

Dosen pun juga dengan doktrinnya dengan beragam tuntutan, bisa dengan optimisme sampai dengan skeptisisme. Kalian sendiri pun akan mulai membebani diri kalian dengan ragam pragmatisme dan oportunisme yang di sjikan mewah di bangku kuliah maupun angan angan tentang lahan pekerjaan yang akan kalian tekuni pasca lulus nanti.

Lantas, Bagaiman wujud pertanggungjawaban kita pada ratusan juta anonim manusia yang telah meringankan beban itu? Masih enggan serius untuk menekuni kompetensi keahlian yang kita pilih saat ini? Masih apatis untuk sekedar berbaur bersama rakyat dan berusaha memberdayakan mereka? 

Katanya menjadi mahasiswa artinya juga menjadi kaum intelektual. Ingat terminologi intelektual bukanlah logika yang sifatnya pasti dan hanya memiliki tafsir tunggal. Namun secara umum, kata intelektual ditafsirkan sebagai kondisi dimana seseorang berkutat secara tekun dan serius pada disiplin ilmunya, untuk selanjutnya mentranformasikan pengetahuannya sebagai bentuk peran sosialnya dalam menyelesaikan problematika umat.

Mahasiswa yang terlanjur tercitrakan sebagai kaum intelektual mestinya mampu bergerak dibawah ranah ini, mempertemukan teori dan praksis guna memecahkan berbagai problem sosial yang mengakar di masyarakat. Bukan hanya memperkuat ilmu pengetahuan sesuai dengan basis akademis untuk kebutuhan pribadi, tetapi juga berani untuk peka dan membuka mata pada realitas sosial, serta memberikan manfaat bagi sesama.

Jadi, mau memberikan manfaat apa kalian selama menjalani kuliah di kampus?

Be Social.

Like, coment and share!

19 comments

This comment has been removed by the author.

jadi sadar -_- miris lihatnya mahasiswa yg sok maha, nice post

Itulah kalo arti dari maha itu sendiri, mereka tidak menyadarinya

Apalagi kalo ank kos sudah tdk do ragukan lagi ..hahah

belajar yg rajin, buat prestasi membanggakan, dan miliki niat untuk mengabdi pada negeri. itu baru mahasiswa

Kadang harus gitu juga mas kalau memang rakyatnya lagi susah karena keputusan penguasa. Tapi kalau asal demo tanpa tujuan yang jeleas atau tanpa pemikiran yang matang, itu yang salah.

Kalau ada mahasiswi mau demo masak, bolehlah ajak-ajak saya :D

Ini kunjungan perdana, salam kenal dari Makassar

Ya semoga ilmu yang kamu dapat dari kuliah juga bisa diaplikasikan nantinya ya :)

Kadang suka gak enak juga, aku mahasiswa yang kuliahnya 100% dibiayai negara, dikasih uang saku juga. Kadang suka lupa diri sama fasilitas yang dikasih sama negara. Suka tersindir aja kalau lihat orang tua yang udah sepuh, mereka masih kerja keras dari pagi sampe sore nyari uang. Kadang lupa kalau mereka, orang-orang itu, berperan besar dalam kehidupanku. Semoga ya, mahasiswa beneran bisa jadi agent of change yang mampu dijadikan harapan masyarakat. Suka miris sih kalau lihat demo-demo mahasiswa gitu, bukannya aku apatis, tapi menurutku semua orang punya peran masing-masing. Percaya satu sama lain adalah kuncinya.

Hidup mahasiswa! :)

Salam kenal juga mas btw saya dari daerah yang sama hahah

Hidup mahasiswa...!!!
Tulisannya berhasil membuat diriku terjebak dalam kenangan nostalgia semasa kuliah dulu.

Pulang malem, sibuk nyiapin acara, nyaru sponsor.. heheh

Well... Mahasiswa identik dg idealismenya. Tapi setelah lulus, hanya orang yg kuat mental yg mampu mmpertahankan idealismenya. Idealismemu jangan mau diganti uang! 😊

Anak organisatoris juga ternyata yah ?

Semoga tidak terjadi yah mba. Hanya bisa berdoa saja semoga idealisme saya akan mati dengan matinya raga saya.

Daftarkan Diri Anda Sekarang Juga http://wayangpokerblog.blogspot.co.id/ Agen Poker Online Terpercaya Di Asia.

Pelayanan Yang Professional Dan Ramah
Di Jamin 100% Tidak Adanya BOT Dan ADMIN.

- Minimal Deposit 20.000
- Minimal Withdraw 40.000

Dapatkan Hot Promo Kami Seperti :

* Hadiah Jackpot terbesar Jutaan Rupiah

- Bonus Refferal Seumur Hidup
- Cashback Setiap Hari 0.5%

Nikmati 4 Permainan Dalam 1 Web Seperti:

~ POKER
~ DOMINO QQ
~ BANDARQ
~ BANDAR POKER

Untuk info lebih lanjut hubungi Customer Service kami :
BB : 2BE326CC
Telp : +85512804273

Demi Tuhan Yang Menciptakan Akal. Atas Nama Ilmu Pengetahuan Berkomentarlah Sesuai Apa Yang Kamu Ketahui.
EmoticonEmoticon