Monday, January 23, 2017

Penyuluh Kesehatan Gigi Kerja Yang ikhlas !

Memberi penyuluhan kepada anak anak



Kesehatan gigi pada setiap manusia sangatlah penting. Bagaimana tidak, tanpa gigi apakah manusia bisa menguyah makanan? Tentu tidak. Ini di karenakan gigi mempunyai peranan vital bagi manusia, selain untuk menguyah juga untuk memperindah penampilan setiap orang. Setiap orang beramai ramai untuk memperindah giginya. Mulai dari memutihkan gigi sampai dengan merapikan struktur gigi dengan kawat gigi.


Tentu setiap orang pasti menginginkan gigi yang menarik di lihat oleh setiap orang. Bahkan tak jarang orang merogoh dompet yang begitu dalam hanya untuk merawat dan menjaga giginya agar tetap sehat. Mereka beramai-ramai ke dokter gigi untuk membuat gigi mereka tampil menarik. Uniknya bagi mereka yang sudah mempunyai struktur gigi yang baik pun, tetap mempercantik giginya dengan behel. Ini mungkin sudah menjadi trend di kalangan anak muda bahwa dengan memakai behel akan mempercantik diri mereka. Ada ada saja. Tanpa behel pun orang yang memiliki struktur gigi yang baik pun akan menarik.


Pasti setiap orang sudah tahu slogan berikut ''mencegah lebih baik dari mengobati,". yah, itu sudah pasti. Selain megirit biaya untuk ke rumah sakit juga menhemat waktu dan tenaga. Nah, disinilah peran dari seorang tenaga penyuluhan kesehatan gigi. Dengan ilmu yang di milikinya, ia rela mengeluarkan pikiran, tenaga dan waktunya dengan ikhlas menjelaskan kepada masyarakat. Bagaimana merawat kesehatan giginya sendiri tanpa bayaran. Itulah mereka seorang penyuluh kesehatan gigi.

Mungkin bagi sebagian orang menganggap rendah pekerjaan ini. Terutama para calon mertua di luar sana, lebih memilih menikahkan anak gadis mereka dengan polisi, dokter dan pejabat tinggi dari pada menikahkan anak gadis mereka dengan seorang penyuluh kesehatan gigi.


Seorang penyuluh kesehatan gigi rela masuk kepedalaman, desa terpencil yang tidak bisa di jangkau oleh kendaraan. Bahkan, sebagian dari mereka ada yang berjalan kaki melewati lembah, hutan belantara, gunung dan sungai yang sangat deras demi memberi pelayanan kepada masyarakat. Sekedar memberi arahan kepada masyarakat pentingnya merawat dan menjaga kesehatan gigi mereka.

Jangan pernah menganggap remeh penyakit gigi. Dalam suatu kasus, penyakit gigi bisa menyebabkan gangguan kesehatan lainnya. seperti, penyakit jantung, kista pada gigi, abses (penimbunan nanah pada gusi) dan penyakit mengerikan lainnya.

Oleh karna itu, seorang penyuluh kesehatan gigi menjelaskan dengan sebaik mungkin cara cara merawat gigi manusia. Mulai dari anak kecil, remaja sampai dengan orang tua.

Mereka berbeda dengan dokter gigi yang tugasnya mengobati, Mereka tidak dibayar tapi ilmu yang mereka sampaikan lebih berharga dari uang dan emas. Karena ilmu tidak pernah mati, dia akan terus hidup selama dunia ini masih ada.

Betapa bahagianya kita apabila ilmu yang kita berikan pada masyarakat, mereka terapkan dalam kehidupannya. Pastinya biaya untuk ke rumah sakit bisa mereka alihkan ke kebutuhan lainnya.

Kawan saya yang berbeda jurusan denganku pernah berkata kepada saya.

"Bagikanlah ilmu kepada mereka yang membutuhkan,". Lantas saya balik bertanya mengapa? Dengan pertanyaan kritisku aku bertanya kepadanya.

Kenapa ilmu sangat berharga, apa yang menjadi tolak ukur ilmu itu sehingga harus di bagikan kepada sesama.

Dengan senyuman khasnya dari raut wajahnya yang tertunduk tampak giginya kelihatan. Ia menjelaskan kepadaku.

"Ilmu menjadi tolak ukur dalam memahami sesuatu karena ilmu mensifati pengetahuan  akan sesuatu tersebut. Sebuah ilmu di katakan bermanfaat apabila orang yang berilmu mampu menerapkan ilmunya dan membagikannya kepada masyarakat," Tungkasnya kepadaku.

Saya menyimpulkan dari perkataannya. Bahwa orang yang berilmu mendapatkan kedudukan tinggi di hadapan sang khalik yang mengamalkan ilmunya untuk kebaikan masyarakat.

Apabila ilmu itu tidak di abadikan dalam bentuk tulisan, buku atau media lain. Bagaimana orang lain akan mempelajari ilmu tersebut, sehingga manfaat ilmu dapat tersebar secara terus menerus dengan menorehkan ke dalam tulisan maupun lisan yang baik dan benar.

Sejak saat itu saya langsung mengatakan dalam hati saya. Saya harus menjadi seorang penyuluh kesehatan gigi. Ilmu yang saya dapatkan dari dosen, saya harus saya sampaikan kepada masyarakat agar berguna bagi mereka sekalipun melaksanakan tri darma perguruan tinggi. yakni pengabdian masyarakat, Maka tak begitu berlebihan jika saya mengatakan bahwa penyuluh kesehatan gigi itu adalah kerja-kerja yang ikhlas.

2 comments

Demi Tuhan Yang Menciptakan Akal. Atas Nama Ilmu Pengetahuan Berkomentarlah Sesuai Apa Yang Kamu Ketahui.
EmoticonEmoticon